Showing posts with label kanzus sholawat. Show all posts
Showing posts with label kanzus sholawat. Show all posts

31 July 2009

Kanzus Sholawat

Kanzus Sholawat
Senin, 30 Maret 2009

Sebagai pusat kegiatan keagamaan di Kota Pekalongan, kehadiran Gedung Kanzus Sholawat sejak sepuluh tahun terakhir ini telah memberikan andil yang tidak sedikit terhadap penanaman nilai-nilai keagamaan kepada generasi penerus Islam melalui perbagai kegiatan yang digelar setiap hari, mingguan maupun tahunan.

Bangunan gedung yang cukup megah bantuan dari para aghniya yang peduli terhadap perkembangan Islam di Kota Pekalongan telah mampu menjadi mahnit tidak saja bagi masyarakat di Kota Pekalongan dan sekitarnya. Akan tetapi masyarakat dari berbagai penjuru yang setiap hadir hadir secara bergelombang baik untuk sekedar transit setelah menempuh perjalanan jauh maupun untuk menemui tokoh ulama kharismatik yakni Habib Muhammad Luthfi bin Ali bin Hasyim bin Yahya.

Belum lagi masyarakat tidak jarang menggunakan untuk keperluan sosial, tempat diskusi hingga kajian-kajian keagamaan seperti pengajian Selasa malam khusus untuk bapak-bapak, pengajian Rabu pagi khusus untuk ibu-ibu, pengajian Jum’at Kliwon maupun majelis-majelis tahunan seperti nikah maulid dan peringatan maulid Nabi Agung Muhammad SAW hingga tempat penyelenggaraan kegiatan tingkat nasional yakni Muktamar Jam’iyyah Ahlit Thariqah Al Mu’tabarah An Nahdliyyah ke 9 dan 10.

Melihat nilai manfaat yang dirasakan masyarakat cukup nyata, tentu saja pengurus / pengelola Gedung Kanzus Sholawat berusaha untuk dapat memenuhi segala sarana maupun prasaran yang menjadi penunjang kegiatan agar masyarakat yang hadir dapat merasa nyaman.

Bahkan Kanzus Sholawat sebagai pusat kegiatan keagamaan telah beberapa kali dikunjungi oleh beberapa menteri, duta besar Negara sahabat hingga Presiden RI Bapak DR. H. Susilo Bambang Yudhoyono beserta Ibu Hj. Ani Yudhoyono dan beberapa menteri Kabinet Indonesia bersatu.

KEGIATAN KANZUS SHOLAWAT


Mingguan :
Pengajian rutin Selasa malam “Kitab Ihya Ulumuddin”
Pengajian rutin Rabu pagi “Kitab Fathul Qorib”

Bulanan :
Pengajian rutin Jum’at Kliwon pembacaan kitab “Jami’ Ushulil Aulia”
Pengajian Jum’at Legi pembacaan “Dalailul Khoirot”
Ahad Pahing pengajian thoriqoh khusus ibu-ibu.

Tahunan :
Peringatan Maulid Nabi Agung Muhammad SAW
Nikah Maulid
Pawai Panjang Jimat Pekalongan
Pembacaan Dalailul Khoirot
Pembacaan Kitab Ihya Ulumuddin dan manaqib
Khotmil Qur’an
Rangkaian Haflah Maulid Rasulullah di 60 tempat
Halal bi Halal tanggal 2 Syawwal

Sekretariat :
Jalan dr. Wahidin 70 Pekalongan Jawa Tengah Phone / Fax. 0285-427997

Oleh : Admin

Kyai Dan Habaib Pekalongan Masuk Penjara

Rangkaian ‘maulid kanzus’ yang diselenggarakan lebih dari 70 tempat di kota Pekalongan dan sekitarnya, tak hanya diselenggarakan dikalangan masyarkat umum. Seperti pada maluid Nabi beberapa waktu yang lalu, masyarakat yang bertemapat di LP (Lembaga Pemayarkatan) kelas II peklongan Jl.W.R.Supratman Pekalongan juga tak mau ketinggalan untuk turut serta mengadakan perhelatan akbar ‘peringatan maulid Nabi’.


Pada acara maulid yang dilaksanakan pada Minggu 28/06 itu, Kiyai dan Habaib Pekalongan masuk penjara (LP). Ulama dan Habaib Pekalongan serta ratusan masyarakat berbaur dengan penghuni LP. Maulid kali ini para jamaah yang hadir hanyut dalam rasa terharu bahkan banyak yang.meneteskan air mata termasuk WAKAPOLRESTA Pekalongan.

Dalam sambutannya beliau sempat meneteskan air mata, demikian juga wakil wali kota Pekalongan, sempat terharu. Wakil Wali Kota memberikan samangat dan membesarkan hati para penghuni LP.

Kemudian kepala LP, Bapak Mirza sulkarnain dalam sambutannya melaporkan bahwa di LP tersebut sudah berdiri Pondok pesantren yang santrinya merupakan penghuni LP tersebut. Dan semua santri LP itu sudah baiat Thoriqoh Pada Maulana Al Habib Luthfi.


Setiap seminggu sekali diadakan bacaan Rotibul Kubro, berjamaah. Acara kemudian dilanjutkan dengan mauidzoh hasanah oleh Bapak.KH. Hasanudin, karena MAulana Al Habib berhalangan hadir. Saat itu Maulana Al Habib masih ada acara Semarang.


KH. Hasanudin dalam ceramahnya mengajak para penghuni LP untuk meniru sifat tanah, meskipun di injak injak diludahi bahkan dikencingi tidak pernah balas dendam. Juga mengajak kembali kejalan Allah. ‘Tidak ada kata terklambat dalam bertaubat’, kata KH. Hasanudin pada khalayak maulid Nabi itu. (nzr/hbly.net)